24
Nov
2025

Kenikmatan Dari Yang Haram Itu Hanya Sebentar

Kenikmatan Dari Yang Haram Itu Hanya Sebentar

تفنى اللذاذة ممن نال صفوتها

Hilang kenikmatan dari orang yang telah merasakannya dari perkara haram.

من الحرام ويبقى الإثم والعار

Yang tersisa adalah dosa dan aib (malu).

تبقى عواقب سوء في مغبتها

Tersisa dampak dan konsekuensi dari perkara haram itu.

لا خير في لذة من بعدها النار

Maka hakikatnya tidak ada kebaikan pada kenikmatan yang berdampak adzab neraka.

Maka termasuk dari kerugian dan ini minimumnya (berkurangnya) taufiq pada seseorang, ketika dia sibukkan diri dengan kenikmatan fana duniawi, yang berakibat baginya hilang kenikmatan akhirat yang abadi.

Segaimana orang yang melakukan maksiat. “Kenikmatannya” hanya sebentar, mungkin hanya sekian detik atau sekian minit atau sekian jam, namun dampaknya adalah kerugian, kesengsaraan dan kesedihan. Belum lagi malapetaka dan musibah sebagai hukuman baginya, belum lagi terancam akan hilang kenikmatan dan kebahagiaan baginya di akhirat kelak.

Maka renungkanlah sebelum melakukan dosa dan kemaksiatan! Kenikmatan yang sejenak hilang begitu cepat dan berakibat kerugian yang panjang dan besar, seksaan dan hukuman dari dampaknya.

Maka dari tanda seorang hamba mendapat taufiq adalah dia selalu ingat pendeknya umur dunia dan kekal abadinya akhirat. Dan hal ini termasuk perkara terpenting untuk membenahi diri dan jiwa kita.

Wallahul muwaffiq.

✍ Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله

ll مجموعة طريق السلف ll
www.thoriqussalaf.com
http://telegram.me/thoriqussalaf
http://instagram.com/majmuahthoriqussalaf
http://m.youtube.com/@MajmuahThoriqusSalaf
https://www.tiktok.com/@majmuah.thoriqussalaf